Budpar IPJKS Kesenian

Tiga Putra Kuansing Terpilih Mengikuti Pameran Seni Rupa Bertajuk “Imaji Ruang dan Warna”

PEKANBARU (ipjks.com). Tiga anak muda asal Kabupaten Kuantan Singingi Terpilih sebagai peserta pameran seni rupa yang bertajuk “Imaji Ruang dan Warna” yang digelar oleh Unit Pelaksana Teknis Bandar Serai Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Pameran yang berlangsung di Anjungan Seni Idrus Tintin berlangsung pada tanggal 12-15 Maret 2018 ini guna meningkatkan pariwisata. Sebanyak lebih kurang 40 seniman dari berbagai Kabupaten/Kota se Provinsi Riau telah mengikuti tahap seleksi yang cukup panjang, namun hanya 24 orang seniman saja yang lolos untuk mengikuti pameran ini. 3 dari 24 orang tersebut merupakan seniman asal Kuantan Singingi yakni Ramadhan Fitra asal Kecamatan Sentajo Raya, Yelmi Nanda Refti asal Kecamatan Benai dan Rahmad Dani asal Kecamatan Pangean.

Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal di Pekanbaru, Senin, (12/3/2018) dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bandar Serai merupakan salah satu destinasi pariwisata di Pekanbaru yang punya fasilitas cukup memadai. Letaknya pun strategis karena ada di tengah kota.

Sementara itu, digelarnya “Imaji Ruang dan Warna” adalah sebagai pendukung supaya lebih menarik pengunjung. “Bangunan fisik saja tidak menarik apabila tidak ada atraksi pendukung. Untuk itu kami menggelar pameran seni rupa sebagai salah satu atraksi,” ucap Fahmizal.

“Karya-karya tersebut juga diseleksi oleh seorang kurator sebelum dipajang pada pameran ini,” kata Fahmizal.

Dia menjelaskan, pameran itu selain sebagai wadah berekspresi seniman, juga menjadi sarana edukasi masyarakat dalam memahami seni rupa dan budaya Melayu Riau.

Kepala Dinas Kebudayaan Fahmizal secara resmi membuka pameran seni rupa tersebut.

Acara pembukaan dilakukan ditandai dengan Fahmizal menggores cat pada kanvas kosong. Goresan itu nantinya akan menjadi awal dari lukisan yang akan dilanjutkan oleh seniman Riau.

Ramadhan Fitra menampilkan karya yang bertajuk “Dara Negeriku”, Yelmi Nanda Refti menyuguhkan karya lukisannya yang bertajuk “Baganduang” yang merupakan festival perahu baganduang asal Kuantan Mudik, sedangkan Rahmad Dani mengambil tajuk “Leluhur dibawah Sinar Bulan” yang menggambarkan candi muara takus pada saat bulan purnama. (ipjks01/03)

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *