Artikel Budpar IPJKS Kesenian

Mangkiyang Art Space

Kelompok penelitian dan pengembangan seni atau lebih dikenal dengan komunitas Mangkiyang Art Space adalah sebuah kelompok studi seni nirlaba yang berbasis di desa pisang berebus, kecamatan Gunung Toar. Berdiri sejak 6 februari 2017. Komunitas ini berfokus pada penelitian dan pengembangan pengetahuan seni dan seni media berbasis komunitas di lingkup lokal kota kabupaten kuantan singingi, provinsi Riau.

Mangkiyang Art Space memproduksi dan mendistribusikan pengetahuan literasi media seni melalui kegiatan-kegiatan kreatif dan belajar untuk dapat menjadi bagian penting dalam perkembangan dunia kesenian di Indonesia.  Mengorganisir kolaborasi antara profesional (seniman, penulis, dan peneliti) dan warga secara partisipatif, mengembangkan seni budaya lokal, seni media dan sistem pengarsipan, serta membangun ruang alternatif bagi pengembangan kesadaran kebudayaan di tingkat lokal.

Mangkiyang atau dalam bahasa indonesia di sebut lumbung padi yang artinya secara filoaofis adalah bagian penting dalam menabung untuk kehidupan masa mendatang atau masa depan seperti ilmu pengetahuan dan pendidikan yang selalu di utamakan untuk menjadi hidup yang lebih baik ke depannya.

Mangkiyang Art Space terdiri dari 13 orang yang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda. Berawal dari obrolan kecil antar beberala teman yang merasat tidak nyaman dengan prosea perkuliahan atau hasil pendidikan yang di capai dan merasa “jauah panggang dari api” untuk mendalami disiplin ilmu yang diminati, maka muncullah keinginan untuk membuat sebuah kelompok kecil yang bertujuan untuk belajar mandiri terlepas dari tekanan banyaknya tercipta pengangguran dan permaslahan sosial lainnya. Mangkiyang Art Space mempunyai moto “ciek lidi indak kan kuek, banyak lidi nan kan basatu” (satu orang saja tidak akan sanggup, bersama-sama akan lebih kuat dan menjadi).

Kelompok studi Mangkiyang Art Space saat ini beraktivitas di desa Pisang Berebus kecamatan Gunung Toar. Para penggiat kelompok studi saat ini antara lain : Tedi (Ketua), Inasrian (Wakil Ketua), Guspeprika (Sekretaris), Mairil (Litbang), Nadia (Bendahara), Yunus (Humas), Voni, Elin, Tiara, Yoga, Ardi, Rigo, Isep.

Mangkiyang Art Space juga berusaha menciptakan ekonomi kreatif, bagaimana seniman hidup mandiri dengan hasil kerja dan karya yang mereka ciptakan. Selain itu kelompok studi Mangkiyang Art Space juga mengadakan diskusi, program workshop kreativitas bagi anak-anak Sekolah Dasar sampai lansia, pameran seni rupa, pertunjukan seni, program artist residensi, membuat dan mengikuti kegiatan-kegiatan seni lainnya.

 

Editor : Ipjks02

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *