Artikel IPJKS Pacu Jalur

Geliat “Jalur Baru” Hadapi Festival Pacu Jalur 2018

TELUK KUANTAN (ipjks.com). Hampir setiap tahun proses pembuatan jalur baru di kabupaten Kuantan Singingi dilakukan oleh setiap desa yang ada di sepanjang aliran Batang Kuantan.

Tetapi, geliat pembuatan jalur baru untuk musim pacu  tahun 2018 tidak segencar seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan oleh faktor izin penebangan kayu yang sebelumnya sempat terbentur, terutama untuk kayu yang berada di areal PT.RAPP.  Ini terjadi karena perpindahan wewenang Dinas Kehutanan dari Kabupaten ke Provinsi. Memang per 1 Februari 2018 sudah terjadi kesepakatan antara Pemprov Riau, Pemkab Kuantan Singingi dan PT.RAPP untuk penyediaan kayu jalur bagi desa-desa yang ingin membuat jalur baru. Tetapi, proses penebangan baru bisa dilakukan pada tahun 2019.

Selain di areal PT.RAPP ada lokasi lain untuk mendapatkan kayu jalur. Lokasi tersebut berada di bagian Hulu Kabupaten Kuantan Singingi  terutama di Hutan Bukit Tabandang dan Sungai Kelelawar. Tetapi, ada kendala besar, butuh perjuangan yang sangat berat untuk bisa mengeluarkan kayu jalur yang sudah dutebang. Hal ini terjadi karena medan dan akses yang sangat sulit dilalui oleh alat berat, sehingga proses mengeluarkan kayu jalur( biasanya sudah dibentuk setengah jadi) harus dilakukan secara manual oleh tenaga manusia. Sehingga kayu jalur tersebut memakan waktu minimal dua bulan  untuk sampai ke kampung.

Tetapi, dengan semangat gotong royong dari masyarakat desa yang sangat tinggi, sudah dua jalur yang siap dilayur untuk kayu yang diambil di Sungai Kelelawar dan Bukit Tabandang, yaitu jalur baru desa Sungai Kelelawar dan Serosah. Sementara kayu Jalur  Desa Sitorajo, Tanjung, Bukit Kauman,  Sungai Manau masih dalam proses ” Maelo”  ke kampung masing-masing.

Menurut informasi yang dirangkum ipjks.com beberapa jalur baru yang sudah siap dilayur atau malah sebagian sudah turun mandi pada tahun 2018 adalah  sebagai berikut :

  1. Selendang Danau Seroja dari Desa Tanjung Simandolak dengan tukang Irun
  2. Singa Ngarai dari desa Pulau Kalimanting dengan tukang Dison
  3. Dek Lasak Untung Jadi dari desa Seberang Pulau Busuk dengan tukang Irun
  4. Jalur Baru desa Serosah dengan tukang Dison
  5. Jalur baru desa Sungai Kelelawar dengan tukang Dison

(deb/IPJKS.com) foto: deno epit

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *