IPJKS

FGD DKKS: Pelaku Seni Harus Kreatif Agar Mendatangkan Nilai Ekonomis

TELUK KUANTAN, Dewan Kesenian Kabupaten Kuantan Singingi (DKKS) Jum’at 27 Oktober 2017 malam sukses menggelar fokus group discussion (FGD) yang berlangsung di Aula SMAN Pintar Teluk Kuantan, Forum diskusi kali ini mengusung tema Membangun Kemandirian Berkesenian Berbasis Ekonomi Kreatif. Kegiatan ini diselenggarakan oleh bidang Komite Penelitian dan Pengembangan DKKS yang diketuai oleh Pispian Rahman, S.SnAcara tersebut dihadiri oleh Kabid Kesenian Tradisonal Kuantan Singingi Irbandri, dan sebagai narasumber Marhalim Zaini, Husin, Imrialis, dan 40 peserta dari berbagai kalangan seni di Kuansing.

Kepala bidang Kesenian Tradisional Irbandri berharap, para pelaku seni agar bisa lebih kreatif lagi supaya setiap karya kreatifitasnya bisa mendatangkan nilai ekonomis. FGD dipimpin moderator Prima Wahyudi tampak begitu meriah dengan antusiasme peserta memberikan pertanyaan akan solusi bertahan dan bisa bernilai ekonomi sebuah karya pelaku seni di Kuansing cukup tinggi.

Narasumber di bidang ekonomi kreatif, Imrialis, SE.MM memaparkan dalam diskusi tersebut bahwa saat ini Badan Ekonomi Kreatif (Bekref) sudah terbentuk. “Mari kita saling bersinergi agar bisa menjadikan komunitas dan pelaku seni di Kuansing lebih kreatif. Sehingga output yang dihasilkan bisa dipasarkan. Ibarat pepatah, singa tidak akan pernah menerkam seekor domba dalam gerombolannya. Namun domba yang keluar dari gerombolan yang akan dimangsa,” katanya.(jun/ipjks)

Reporter:Prima Wahyudi / Editor: Junedi

 

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *